Gerak Cepat, Babinsa dan Tim Medis Lakukan Rapid Test, Bagi Pelaku Perjalanan

Iklan Semua Halaman

Gerak Cepat, Babinsa dan Tim Medis Lakukan Rapid Test, Bagi Pelaku Perjalanan

7/28/21

 

Kodim Saumlaki-. Upaya menekan angka penyebaran Covid-19 di wilayah binaanya, anggota Babinsa Koramil 1507-02/saumlaki sertu Feliks Yambormase mendampingi Tim Kesehatan dari pihak Puskesmas Lorulun,melakukan Rapid Test Antigen terhadap pelaku perjalanan dari kota Timika/Papua. Di Desa Arui Das Kecamatan Wertamrian Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Rabu(28/07/2021)


Upaya pencegahan dan penanganan terhadap Virus Corona terus digenjarkan, salah satunya dengan gerak cepat memperketat pengawasan terhadap masyarakat yang baru tiba dari luar kota/daerah, Babinsa jajaran Kodim  1507/Saumlaki terus gencar dalam mendukung pencegahan penyebaran Covid-19, dengan terus meningkatkan sinergitas seluruh instansi dan elemen masyarakat di wilayah binaan. Seperti yang dilakukan oleh Babinsa Arui Das, mendampingi tim medis dalam melakukan rapid test antigen terhadap warga yang baru tiba dari luar daerah.


"Pendampingan yang kita lakukan ini bertujuan untuk mengamankan jalanya pemeriksaan rapid test, agar dapat berjalan dengan lancar dalam pendataan dan pemeriksaan rapid tes kepada pelaku perjalanan.Pemeriksaan rapid test ini adalah metode skrining awal untuk mendeteksi antibodi, yaitu IgM dan IgG, yang diproduksi oleh tubuh untuk melawan virus Covid-19. Antibodi ini akan dibentuk oleh tubuh bila ada paparan virus Covid-19,” ungkap Babinsa.


"Selaku Babinsa, saya memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak berkesimpulan sendiri terhadap pelaksanaan rapid test ini, dan belum tentu warga tersebut Positif virus Corona, Kami menghimbau kepada warga, untuk ikut berperan penting dalam pengawasan bila ada warga yang baru datang dari luar daerah, dan segera mungkin melaporkan ke perangkat desa agar cepat dilakukan pemeriksaan, sebagai langkah awal mengantisipasi penyebaran Virus Corona di Desa Arui Das,"


"Meski telah di lakukan rapid test, pelaku perjalanan tersebut tetap di wajibkan menjalani isolasi mandiri selama 14 hari, untuk menghindari kontak langsung dengan warga sekitar. Selama karantina petugas kesehatan dari Puskesmas Lorulun akan mengecek kondisi kesehatannya," pungkasnya *(Red)